Tips Mendidik Anak Agar Lebih Cerdas
Tidak Bisa Dipungkiri bahwa Semua Orang tua Menginginkan Anaknya kelak menjadi cerdas dan sukses dalam hidupnya. Mendidik anak sejak usia dini sangat menentukan bagaimana perkembangan kedewasaan anak tersebut, dan orang tua sangat besar perananya dalam mendidik anak. Sebagai orang tua apapun tingkah lakunya harus dijaga karena akan dilihat oleh anak dan dijadikan contoh perilaku anak,baik yang baik maupun yang buruk sekalipun. Karena pada anak berumur dibawah lima tahun rasa ingin tahu dan belajarnya sangat tinggi serta mempunyai daya ingat yg tajam.
Beberapa Tips bagaimana mendidik anak yang baik:
- Orang yang lebih memahami anak anda adalah anda sendiri bukan dokter anak atau babysitter dll. Berikan kasih sayang dengan membelainya dengan tangan anda, cium dan pastikan setiap hari menyatakan yang anda sayangi dan mencintainya.
- Berikan makanan yang dapat merangsang tumbuh kembang syaraf otak anak, Konsumsi Ikan yang Cukup, ASI,Vitamin dan Mineral merupakan kebutuhan pokok bagi tumbuh kembang otak anak.
- Makin bervariasi lingkungan hdup anak Anda, makin baik perkembangan otaknya. Warna, bentuk, orang-orang yang berbeda, suasana yang bervariasi, dan lain-lain lebih mudah menstimulasi otak dibandingkan yang homogen. Jika Anda menciptakan lingkungan yang kaya dengan permainan, otak anak Anda berkembang dengan sangat pesat. Karena itu, sebisa mungkin, tempat tidur, tempat belajar (terutama di sekolah-sekolah), dan ruangan keluarga dapat diubah setiap jangka waktu tertentu. Anda perlu juga mengajaknya ke tempat-tempat yang penuh dengan hal-hal baru.
- Sistem limbik lebih dulu matang dibandingkan dengan kulit otak. Akibatnya, anak-anak menjadi sangat peka terhadap rangsangan dan pengalaman emosional. Semua pengalaman emosional yang diberikan pada rentang usia 0-7 tahun ini akan sangat berpengaruh dalam membentuk jalinan antar sel saraf. Pada usia ini, kontrol diri, kesabaran, kerja sama, empati, dan lain-lain lebih mudah dilatih dan tertanam kuat dalam otak dibanding berhitung, membaca, atau kegiatan-kegiatan kalkulatif lainnya. Jangan lupa, kematangan emosional ini lebih menentukan kesuksesan anak Anda di masa depan ketimbang kemampuan berhitung dan main komputer.
- Hal-hal yang baru (novelty), menantang (challenge), padu (coherent), dan penuh makna (meaningful) lebih cepat memengaruhi otak ketimbang hal-hal yang lazim dan biasa. Jika setiap hari Anda memperkenalkan kata-kata baru kepada anak Anda, teknik-teknik baru dalam berhitung, tugas-tugas yang menantang dan penuh makna (misalnya, membuat percobaan fisika yang berkenaan dengan hal-hal sehari-hari), otaknya akan lebih cepat berkembang. Hal-hal yang menantang, seperti menemukan bentuk tertentu dalam banyak bentuk, dapat memperbanyak hubungan sel saraf. Origami (seni melipat kertas) adalah salah satu cara memperbanyak hubungan sel saraf. Attention of details juga merangsang otak. Berikan sebuah batu kerikil atau dedaunan kepada anak-anak. Mintalah mereka mencermati alur, warna, bentuk, dan ciri-ciri lain yang tidak tampak jika hanya dilihat sepintas. Perhatian pada hal-hal kecil, terutama bentuk dan warna, membuat sinaps saraf bertambah banyak.
- Aktivitas fisik memengaruhi otak dengan tiga cara:
- Meningkatkan sirkulasi darah ke otak. Artinya, oksigen, gula, dan zat gizi juga bertambah.
- Memengaruhi produksi hormon NGF (Nerve Growth Factor); dan
- Merangsang produksi dopamin. Zat ini berfungsi penting dalam menata perasaan (mood) anak Anda.
You can leave a response, or trackback from your own site.
19.33
PTD
,
0 Response to "Tips Mendidik Anak Agar Lebih Cerdas"
Posting Komentar